Formulasi Ulang Metode, Sasaran Dakwah

Kepala kantor Wilayah Kemenag Prov. NTB H Lalu Suhaimi Ismy menyampaikan  mengenai perlunya memformulasi ulang metode dan sasaran dakwah, menyikapi kejadian nabi palsu seperti yang diungkapkan Kakanmenag sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan dihadapan 300 tokoh agama dan pegawai Kemenag Lotim pada acara Silaturahmi dan Pembinaan, berlangsung di Aula Kemenag Lotim (12/3).

Ia pun menyampaikan analisisnya terkait pengakuan seorang kakek yang kemudian hari menjadi `nabi palsu`. Dikatakan diantara faktor penyebab pengakuan `nabi` Papuq Bakri tersebut adalah karena kurangnya pergaulan. Lokasi Papuk Bakri yang berada di kaki Gunung Rinjani serta jauh dari pergaulan sosial mengakibatkan dirinya meng-klaim sebagai nabi.

Kedua, belum tersentuhnya wilayah-wilayah berkategori `merah` oleh dakwah. Kondisi memprihatinkan ini tentu menjadi PR Kemenag dan para tokoh agama untuk merubah formula dan sasaran dakwahnya sehingga tidak menumpuk di tempat yang sudah `hijau/subur` saja. ungkapnya.

Kepada Kakanemenag Lotim dan jajarannya, Kakanwil mengingatkan agar menjaga soliditas yang sudah terjalin dengan baik. “jangan mencela atau meremehkan orang lain yang kira-kira kita anggap lebih rendah karena setiap orang memiliki kelebihan yang belum tentu ada pada diri kita,” pesannya.

Tidak lupa ia menekankan pentingnya loyalitas kepada atasan. Ia menganalogikan pegawai yang tidak loyal ibarat pohon kelapa yang tumbuh dihalaman, akan tetapi pohonnya miring dan buahnnya jatuh di halaman tetangga. “Artinya, dia `makan` di Kementerian Agama, tetapi buahnya atau manfaatnya diberikan kepada orang lain. Dia juga tidak mendengar kata atasannya tetapi lebih mendengar kata orang lain yang mungkin juga diluar instansi Kemenag.

Acara ini menjadi sedikit istimewa karena juga di hadiri lima jurnalis Islam Channel TV yang berpusat di London, Inggris. Tim yang dipimpin Mr Muhammad Ali Harrah bertujuan untuk melihat lebih dekat kondisi keberagaman khususnya islam di Indonesia. Islam Channel TV sendiri disiarkan hingga ke 133 negara, berisi berita alternatif, kondisi dunia terkini dan program hiburan dari sudut pandang islam. Sejak diluncurkan pada tahun 2004, Islam Channel telah berkembang menjadi platform televisi pintar dan praktis dengan pemrograman yang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s